Harapan diatas Dosa.
Sebagai mahluk normal yang sering berkeliaran diluar rumah dan suka bernafas, saya inginnya menjadi orang sukses, berhasil, membahagiakan orang tua, keluarga, saudara, tetangga, semuanya lah (wkwk), membahagiakan kamu juga bisa(tet). Cita-cita saya gak terlalu muluk-muluk amat sih, ya saya cuma pengin saya tuh berada dilingkungan yang saya suka, yang saya mau, yang inovatif, sosial nya jalan, ya intinya saya pengin maju gitu, maju buat saya pribadi tentunya, buat orang-orang yang ada disekitar saya, buat negara indonesia tercinta. Saya suka berimajinasi, salah satu imajinasi yang paling mustahil dan yang paling aneh adalah membangun tembok disetiap batas indonesia dengan negara lain biar gak ada orang asing yang masuk ke indonesia, biar orang indonesia aja yang jadi raja dinegerinya sendiri. Btw tau freeport(ituloh yang dipapua, eh papua bukan ya? perusahaan tambang ). Indonesia SDA nya keren banget sayang SDM nya humble banget jadinya yang berkuasa di perusahaan terkemuka ya orang asing, entahlah saya merasa sedikit sakit hati aja, pasti ada pembeda diantara orang indonesia dan orang asing yang bekerja disana, gaji orang indonesia lebih rendah dari orang asing, coba deh fikirkan, bikin sebel bikin mual pokoknya. Terus didaerah rumah saya yang menguasai rata-rata orang asing, bukan saya gak suka sama orang asing yang tinggal di daerah rumah saya, tapi sebenarnya siapa sih? yang jadi tamu ? Mereka tuh penganut ius sangunius dimanapun mereka melahirkan anak dan dimanapun mereka tinggal mereka tetap mengakui negara aslinya karena mereka melihat dari keturunan bukan dari tempat lahir. Kalo orang indonesia melahirkan anak di jerman, anaknya ya bakal jadi orang jerman, bukan orang indonesia karena indonesia menganut asas ius soli. Saya gak dendam apalagi marah sama orang-orang asing yang ada di indonesia, tapi coba deh fikir, kalo orang indonesia kerja di luar negeri, gaji orang indonesia tetep akan lebih murah di banding dengan warga negara aslinya. Yang salah ini siapa sebenarnya?? Hanya Allah yang tau.
Kembali ke awal aja deh.
Detik ini saya ingin jadi relawan, ingin jadi dosen, ingin jalan-jalan keluar negeri, ingin keliling indonesia, ingin punya suami yang kuliah di luar negeri(yah ga bermoril banget sih), ingin mengunjungi panti asuhan, dan masih banyak lagi!
Apasih yang bisa di banggakan dari saya, seorang yang penuh dosa, anak durhaka, pemalas, banyak nyrocos impian tapi ga ada bukti nyata, selalu meminta sama Tuhan-nya , dan selalu meminta gak pernah bosan dan tanpa sadar dosanya lebih luas dari alam semesta, pantaskah? Pantas semua doa-doanya terwujud sedangkan saya tidak pernah melakukan kebaikan apapun? Pantas?
Saya gak ingin marah-marah terus setiap hari, gak ingin menahan emosi terus, dada saya sudah terasa sempit, saya ingin lingkungan baru yang membuat saya nyaman, saya ingin perjalanan hidup saya indah, bukan indah oleh materi, beli barang-barang keren ,jalan-jalan ke mal, saya ingin hidup saya dipenuhi semangat positive, motivasi hebat yang hadir dari diri saya sendiri, orang tua saya, keluarga, teman-teman, saya ingin mereka satu pemikiran dengan saya, satu visi, sepertinya enak, makanya itu saya ingin sekali mengenyam pendidikan semampu saya sendiri, setinggi yang saya bisa sendiri, saya ingat sebuah quotes, kalau wanita itu harus berpendidikan, gak masalah ujung-ujungnya didapur ataupun bisa jadi wanita karir, karena wanita pasti akan memiliki anak, dan ibunya harus cerdas supaya generasi baru juga cerdas-cerdas( intinya gitu sih) , intinya adalah saya ingin berada di lingkungan yang buat saya nyaman yang sehati, satu pemikiran. Saya yakin Allah tau semuanya apa yang ada dihati saya.
Bermimpilah, Tuhan sungguh dekat, kau harus percaya semua hanya karena kehendak-Nya.
Berdoalah, Tuhan sungguh suka dengan hamba-Nya yang selalu meminta.
Hei, hati dan fikiran ku, tetaplah untuk selalu memiliki tujuan yang baik, walau tak ada yang mendukungmu,tenang saja, dunia ini bukan milik orang-orang yang tidak berfikir, ada Tuhanku yang sanggup memahami segala risau di hati.
~
Komentar
Posting Komentar